Sunday, 2 February 2014

JUAL KAOS ISLAMI LUMAJANG BY DESIGN

Putih Rp 85.000
Hitam Rp 95.000
(belum termasuk Ongkos Kirim)
Hubungi 085859923904
Transfer ke Rek BRI 6338 01 002662 53 4



































Tuesday, 2 April 2013

PKS Siapkan 15.462 Bakal Caleg untuk Pemilu 2014

Jakarta (1/4) - Satu tahun sebelum Pemilu digelar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menyiapkan 15.462 bakal calon legislatif baik untuk pusat maupun provinsi dan kabupaten/kota. Sebelum didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), para bakal caleg tersebut akan terjun ke tengah-tengah masyarakat untuk uji kelayakan.

"Seluruh caleg tersebut saat ini tengah menyiapkan berbagai persyaratan administratif untuk didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) baik tingkat pusat maupun daerah secara serentak pada tanggal 9 April 2103 mendatang," ujar Presiden PKS Anis Matta.

Hal yang disampaikan Anis Matta tersebut merupakan hasil Rapat Pleno Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (1/4/2013).

Dalam rapat DPP yang diperluas dengan menyertakan pengurus wilayah dari 33 provinsi, Anis menyatakan seluruh bakal caleg PKS tersebut sebelumnya telah melalui tahapan verifikasi internal partai yang cukup ketat. Dari total jumalh bakal caleg tersebut, sebanyak 476 orang merupakan bakal caleg DPR; 1,816 orang untuk DPRD Provinsi; dan 13,170 untuk Kabupaten/kota.

Pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan ini juga mengatakan caleg PKS merupakan usulan kader dari tingkat bawah yang disertai dengan penilaian atas penguasaan dasar perjuangan partai serta penerimaan bakal caleg tersebut di tengah masyarakat.

"Nantinya melalui KPU kami juga meminta masukan masyarakat atas caleg asal PKS. Inilah saatnya menguji komitmen para caleg terhadap kepentingan rakyat," imbuhnya.

Dalam rapat pleno tersebut, Anis meminta seluruh struktur untuk mendaftarkan bakal caleg ke KPU di hari pertama pendaftaran yaitu tanggal 9 April pekan depan. Secara umum, menurut Anis, PKS tidak menemui kendala dalam memenuhi persyaratan caleg yang ditetapkan KPU.

"Stock kader PKS melimpah ditambah dengan unsur-unsur tokoh yang sejalan dengan garis perjuangan partai, maka kami tidak kesulitan memenuhi jumlah maksimal dengan kualitas caleg yang mumpuni pula," ujar Anis.

Terkait keterwakilan perempuan, Anis menyatakan PKS sudah memenuhi kuota 30% caleg perempuan dan dalam urut zipper seperti arahan KPU.

"Sejak Pemilu 1999, PKS selalu memenuhi kuota perempuan, maka pemilu 2014 pun tetap terpenuhi kuota tersebut," pungkas Anis.

Monday, 12 March 2012

ANTUM MUJAHID APA BOYBAND ?

Wahai para pembaca yang budiman, merupakan sebuah tantangan bagi seseorang yang sudah mengikrarkan diri menjadi kader Muslim Negarawan untuk meningkatkan kafaahnya sebagai kader melalui Dauroh-dauroh atau pola pengkaderan yang sudah terstruktur.

Dauroh Marhalah II Singosari yang diadakan oleh KAMMI Pengurus Daerah Malang yang bertempat di Balai Diklat Koprasi dan UKM. DM2 yang dilaksanakan selama lima hari terhitung mulai tanggal 29 Pebruari - 5 Maret pastinya sudah banyak cerita yang didapat, mulai dari keberangkatan hingga saat pulang.

Melakukan kegiatan yang baru sudah tentunya mendapatkan hal-hal yang baru teman baru, pengalaman baru dan wawasan baru. Teman baru ada beberapa daerah yang mengirimkan kadernya untuk mengikuti dauroh selai Malang sendiri yaitu Jember, Surabaya, Jombang, Sleman, Purwokerto dan Bali. Pengalaman baru yaitu baru seumur hidup menemui acara muhasabah dipenuhi dengan Iqob dan pola-pola semi militer meskipun gak se kejam saat OSPEK tapi hamper mirip lah. Mengenai wawasan itu sudah pasti selain pemateri yang hadir adalah pemateri kaliber nasional amteri yang disuguhkan juga materi yang memang urgen untuk difahami sebagai kader Muslim Negarawan yaitu mengenai konsep ummat, pemikiran tokoh-tokoh islam kontemporer, konsep Negara yang Islami, rekayasa sosial dan termasuk paradigma dan filosofi KAMMI sendiri.

Lima hari melakukan aktifitas diluar keinginan kita memang sangat melelahkan, capek dan penat. Mulai dari jatah istirahat yang sangat minim sekali waktu tidur normal hanya dua jam tiap hari, penugasan-penugasan yang berat bahkan tuntutan kemampuan fisik. Tidak heran tatkala sesi penyampaian materi meskipun para pemateri adalah pemateri yang luar biasa tapi karena fisik tidak memadai tidak jarang sesi materi menjadi ajang lomba ngorok karena peserta sengaja mencuri kesempaatan untuk mengistirahatkan matanya, atau bahkan mungkin karena sudah tidak sanggup menahan perasaan untuk terkulay tentunya dengan konsekuensi “Iqob” telah menunggu.

“Ini adalah dauroh bukan rekreasi, antum mujahid bukan boyband” kata-kata dari akh Wahyudani salah satu tim Komdis dari panitia, kata-kata itu yang sering saya ingat dan saya ikrarkan pada diri saya tatkala diri sudah mulai terasa penat dan tidak jarang saya meneriakkan kata-kata itu untuk memotivasi teman-teman. Karena kata-kata itulah diakhir sesi acara DM2 teman-teman peserta ikhwan meminta waktu kepada panitia untu mempersembahkan sebuah penampilan perpisahan yang kebetulan saya diamanahi teman-teman menjadi Komicker untuk menampilkan sebuah Standup Comedy bertajuk “Antum Mujahid Apa Boyband?” dengan akh Wahyudi sebagai partener yang kebetulan sering menjadi bulan-bulanan tim komdis. Mungkin alasan mereka mengamanahi saya seperti itu karena saya sering berparodi saat di kamar peristirahatan peserta dan sering “mengGEJE” di sela-sela sesi saat ada waktu senggang untuk menghimpun gelak tawa para peserta ikhwan, sangat berkesan sekalai tatkala teman-teman begitu percayanya dengan banyolan-banyolan saya meskipun itu tidak bersangkut paut dengan tujuan diadakannay DM2 bahkan tidak dengan muatan materi yang disampaikan, Apakah bakat saya adalah Melawak dan saya berpotensi menjadi pelawak? Itulah pertanyaan yang sering saya hayati dan belum menemukan jawaban hingga saat ini, Wallahu a’lam bishowab.

Namun yang terpenting saat ini adalah bagaimana saya lebih bisa berkontribusi bagi KAMMI Pengurus Daerah Jember yang telah mengamanihi saya sebagai AB2 dan juga tentunya bagi KAMMI Komisariat Lumajang yang merupakan wadah saya berjuang melakukan gerakan dakwah tauhid, banyak agenda-agenda dakwah dan pergolakannya yang sudah menunggu untuk segera ditunaikan jangan berhayal untuk bersantai dan berlehai-lehai, inilah yang terpenting dari hanya sebatas melakukan parodi karena ini bukan parodi ini adalah amal nyata dengan segenap aral rintangan yang tentunya sudah pasti akan memeras tenaga, fikiran dan materi. Semoga Allah senantiasa memberikan ruh istiqamah kepada saya dan teman-teman aktifis dakwah yang lain dimanapun mereka berada, tidak ada lagi kata malas, capek, telatan, tidak maksimal menjalankan amanah apalagi galau dengan perasaan-perasaan pribadi yang tidak jelas, jika kita masih memiliki perasaan itu masih melakukan hal-hal seperti itu saya kira lebih baik kita keluar dari barisan dakwah ini karena kita adalah MUJAHID bukan BOYBAND.

By Iqbal Abdur Rofiq

Staf Depsoshumas KAMMI Komisariat Satuan Lumajang